RESENSI "Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri" HUMAIROO YUANDANA XII.3

 

Resensi Buku “Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri”

 



 Identitas Buku

           Judul: Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri

            Penulis: Kopioppi

            Penerbit: Syalmahat

            Tahun Terbit: 2023/2024

            ISBN: 978-623-526-938-2

            Jumlah Halaman: 142

            Ukuran: 15 x 23 cm

            Sampul: Softcover

 Sinopsis

Tak ada yang benar-benar bahagia, tak ada hidup yang sepenuhnya berisi kemudahan. Setiap orang punya lukanya sendiri, setiap orang punya kesulitannya sendiri.

Ada yang memilih menyimpan lukanya sendirian karena tak mau merepotkan siapa pun, ada yang memilih menikmati luka sendirian karena berpikir tak akan ada yang benar-benar peduli. Orang lain hanya akan menghakimi atau justru berbahagia di atas penderitaan yang dia alami.

Kita punya hak untuk bersedih, kita punya hak untuk memilih menyimpan atau berbagi rasa sakit. Hanya saja, kali ini mari sama-sama memahami bahwa kita tak sendiri. Setiap orang di bumi ini punya lukanya sendiri. Tak perlu membandingkan luka siapa yang paling hebat, kita hanya perlu bertahan dari luka kita sendiri dan Kembali bangkit meski aku paham itu adalah hal yang sulit.


 Kelebihan:

           Buku ini memberikan pemahaman bahwa setiap orang memiliki luka masing-masing, sehingga pembaca merasa tidak sendirian dalam menghadapi kesedihan dan luka batin yang dialami. Hal ini memberi rasa penghiburan dan kekuatan emosional.[iluhnuna]

           Bahasa yang digunakan sederhana dan relevan dengan perasaan banyak orang, tidak hanya sebagai tumpahan galau belaka, tapi mengena dan menyentuh kehidupan nyata pembaca.

 Kekurangan:

           Karena bukunya berupa kumpulan tulisan dan perasaan pendek, beberapa pembaca mungkin menginginkan kedalaman analisa atau cerita yang lebih panjang bisa merasa kurang puas.[iluhnuna]

           Bentuk isi yang hampir seperti catatan emosi singkat menyebabkan buku ini mungkin kurang cocok bagi mereka yang mencari bacaan narasi atau fiksi yang lebih terstruktur.

 

 Kutipan Penting

 “Aku sudah tidak punya energi untuk menjelaskan, aku hanya memilih diam ketika orang-orang sekitar membicarakan hal yang tak benar tentangku, aku hanya akan fokus dengan diriku sendiri.” (halaman 57)

 

 Identitas Peresensi 
Nama : Humairoo Yuandana
Kelas : XII.3

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RESENSI "Control Your Attitude" ATAREVAN AKBAR DERIO XII.3

RESENSI " Hidup Tak Selalu Baik-Baik Saja" GLADYS CITRA PURNAMA XII.3

RESENSI "Bertumbuh Mengenal Diri Sendiri" R. NAZWA AULIA NISSA XII.3